Pendakian Gunung Lawu (pendakian #3)

 Pendakian Gunung Lawu ini hanya dilaksanakan oleh 3 orang Tim. Yaitu saya sendiri (Bogie KR) dan juga Babaek Mount dan Korix Breaking. Kami melaksanakan pendakian ini dengan naik bis 3 kali berangkat dan 3x pulang.
Berangkat dari Terminal Jogja-Terminal solo, Terminal Solo-Terminal Tawangmangu, Teminal Tawangmangu-Pos Cemoro Sewu. Perjalanan naik Bis Saja sangat melelahkan.
Setelah pukul 1 siang kami sampai di pos Cemoro Sewu. Padahal berangkat jam 5.30....huft.

Pendakian Nglanggeran (pendakian #1)

Pendakian ke puncak Nglanggeran ini di lakukan pada Akhir tahun 2011, yakni pada 30-31 Desember 2011. Kami berangkat dari rumah berempat. Saya (bogie), Anggar (Anggur), Bardi (Babek) dan Suef (Gepok). Berangkat dari rumah pada pukul 14.00 siang hari. Karena di perjalanan mampir mampir beli batere kamera, beli air mineral, jajan mie dll maka kami sampai di TKP kaki Gunung Nglanggeran setelah asar.
Perjalanan ini lumayan cepat karena saya dan teman teman ngaji saya pernag jalan kaki dari Pleret (Kecamatan tempat saya tinggal di kabupaten Bantul) sampai Puncak Nglanggeran.
Berangkat setelah sholat  ‘Isya dan sampai puncak Jam 6.00 Pagi hari berikutnya. Jalan kaki …..(GoKill broo..)
Kembali ke TKP tadi, kami memulai pendakian setelah Sholat asar. Dalam perjalanan selama pendakian, kami di suguhi dengan pemandangan yang sangat indah. Perjalanan sangat menantang. Dengan batu batu vulkanik yang khas dari gunung berapi dan di selingi dengan tumbuhan hijau nan asri, tetapi tanjakannya terkadang curam. Hal yang sangat menegangkan adalah ketika kami harus melewati celah dari batu yang terbelah. Perjalanan cukup melelahkan. Tetapi semua itu sedikit terobati oleh gurauan di perjalanan dan suguhan pemandangan yang elok dari Sang Pencipta Alam Raya.
Kami sampai di puncak ketika hari hampir gelap. Setelah sampai di puncak dan beristirahat sejenak, kami lagi lagi harus turun beberapa puluh meter untuk mencari tempat pendirian tenda.  Setelah tenda berdiri kami pun beristirahat sembari melihat lihat suasana sekitar.
Malam hari di puncak gunung nglanggeran berkabut, tetapi kabut tersebut cepat datang dan cepat pergi. Karena hujan dan kabut tebal itulah yang memaksa kami untuk tidak keluar tenda. Di tambah hawa dingin dan kelelahan menjadikan kami keenakan istirahat.

Pendakian Merbabu (pendakian #2)

 Pendakian Merbabu sukses dilaksanakan melewati jalur wekas.
Pendakian di laksanakan beberapa tahin lalu. Bulannya lupa. Tapi yang kami ingat berangkat dari rumah jam 7.30 pagi dan sampai di pos 1 dusun wkas jam 9.30an.
Setelah istirahat sejenak, kami melakukan pendakian pada jam 10.30 an. Meski hari sudah siang tetapi keadaan pos 1 Dusun Wekas berkabut dan hawanya agak dingin. Pendakian Merbabu ini di laksanakan karena terinspirasi pada pendakian Nglanggeran. Di puncak nglanggeran kami melihat Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Dan disitulah kami terbersit untuk mendaki Gunung Merbabu tersebut. Karena Merapi masih berbahaya, kami memutuskan mendaki Gunung Merbabu.

Gunung Purba Nglanggeran

Gunung purba Langgeran terletak di deretan pegunungan seribu di Kabupaten Gunung Kidul Jogjakarta. Tepatnya di kecamatan Patuk yaitu kecamatan paling barat di Kabupaten Gunungkidul. Ketika kita akan ke kota wonosari dan di jalan raya patuk terdapat perempatan maka ambil ke kiri. Gunung purba ini memang belum terkenal seperti tempat wisata lainnya, tetapi pesona keindahan gunung ini sangat memukau. Seperti kebanyakan wisata pegunungan lainnya, keindahan
akan begitu nampak jelas ketika kita berada di puncak. Maka untuk memperoleh gambaran keindahan gunung purba, sebaiknya melihat dari puncak.


Untuk mencapai puncak memang tidaklah mudah. Sebaiknya memang harus ekstra hati hati. Disamping kita harus melewati jalan setapak sengan tebing tebing yang curam, jalan yang di lalui juga licin. Meskipun jalan menuju puncak sangat susah, tetapi bisa di capai. Bahkan kaum wanita pun banyak yang sampai puncak. Sepanjang perjalanan menuju puncak kita akan di suguhi pemandangan hijau khas hutan. Disamping juga terdapat bongkahan batu batu dan tebing yang berupa batuan Vulkanik yang berasal dari muntahan gunung berapi pada masa lampau (bahkan bisa jadi beberapa ribu tahun lalu).